KabarSunda.com- INSTITUT Teknologi Bandung (ITB) akan mengelola blok hutan zona Rimba Kota seluas 129,69 hektare di wilayah kawasan inti pusat pemerintahan Ibu Kota Negara atau IKN.
Rencana itu tengah dimatangkan kerja samanya antara ITB dan otorita IKN.
“Hutan ITB di IKN diharapkan tidak hanya menjadi ruang hijau, tetapi juga pusat inovasi dan pembelajaran yang memperkuat semangat tridarma perguruan tinggi,” kata Ketua Satuan Tugas Perencanaan Kerja Sama Pengelolaan Rimba Kota IKN Endah Sulistyawati di laman ITB, Rabu, 11 Februari 2026.
Satuan Tugas dari ITB itu melibatkan dosen dari berbagai disiplin ilmu, seperti dari Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati, Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian, dan Sekolah Teknik Elektro dan Informatika.
Hingga saat ini Tim Satuan Tugas telah melakukan serangkaian kajian awal, termasuk survei udara dan pemetaan lingkungan.
Hasilnya, kawasan yang didominasi pohon eucalyptus ini diketahui memiliki kekayaan hayati yang tinggi dan ditempati oleh 42 jenis tumbuhan dan 40 jenis burung, termasuk spesies endemik dan dilindungi.
Kawasan hutan zona Rimba Kota bagian ITB itu dirancang untuk difungsikan sebagai pusat pengetahuan di bidang pemanfaatan sumber daya hayati dan teknologi hijau.
Berbagai program strategis yang telah disiapkan, yaitu menjadi lokasi studio dan kuliah lapangan bagi mahasiswa serta mitra internasional, transformasi hutan dan pengembangan hutan cerdas, serta pengabdian untuk masyarakat dengan mengembangkan demplot agroforestri, pelatihan teknologi tepat guna, serta dukungan keahlian untuk pembangunan berkelanjutan.
Selain itu, Tim Satuan Tugas ITB juga menjajaki kolaborasi dengan mitra lokal, seperti sekolah menengah kejuruan di Penajam Paser Utara untuk pengembangan smart forest, serta pondok pesantren terkait program agroforestri dan akuakultur.
Koordinasi juga dilakukan dengan jajaran Deputi Otoritas IKN untuk memaparkan rencana strategis.
“ITB juga membuka peluang kolaborasi luas bagi berbagai pihak untuk mendukung penyediaan infrastruktur riset dan penanaman pohon dalam rangka restorasi hutan di IKN,” kata Endah.
Keterlibatan ITB itu bentuk dukungan nyata terhadap visi IKN sebagai Forest City, yaitu sebuah konsep kota yang hijau, berkelanjutan, dan berorientasi pada konservasi.











