KabarSunda.com- Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) bakal menata ulang kawasan Gedung Sate, dengan menjadikan Plaza depan Gedung Sate, koridor Jalan Diponegoro, hingga Lapangan Gasibu sebagai satu kesatuan yang terintegrasi.
Tujuannya ialah untuk memperkuat fungsi Gedung Sate sebagai simbol pusat pemerintahan daerah.
“Penataan kawasan dilakukan dengan mengembalikan poros Gedung Sate–Jalan Diponegoro–Lapangan Gasibu sebagai sumbu utama yang merepresentasikan identitas pemerintahan Provinsi Jawa Barat sekaligus menegaskan peran Gedung Sate sebagai pusat (center point) Jawa Barat,” kata Winny dalam keterangannya, Minggu, 12 April 2026.
Adapun, lahan yang ditata meliputi 14.642 m², panjang koridor 97 m – 144.24 m.
Selain memperkuat simbol pemerintahan Jabar, kawasan terintegrasi ini diarahkan menjadi ruang publik yang mampu merepresentasikan nilai dan budaya Jawa Barat dalam satu kesatuan yang utuh.
Hal itu diwujudkan melalui penataan konsep desain kawasan, pedestrian/akses pejalan kaki, serta elemen ruang terbuka publik lainnya.













