KabarSunda.com- Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Barat, Mardi Wibowo, menyampaikan bahwa pembentukan Sekolah MAUNG yang digagas Gubernur Jawa Barat KDM merupakan langkah positif dalam pengembangan pendidikan di daerah.
Menurut Mardi, Sekolah MAUNG dirancang untuk memfasilitasi peserta didik yang memiliki keunggulan, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Program ini diharapkan menjadi wadah bagi siswa berprestasi untuk mengembangkan potensi secara optimal.
“Sekolah MAUNG ini konsepnya mengadopsi Sekolah Garuda, namun tidak membangun sekolah baru secara keseluruhan. Yang dilakukan adalah mentransformasikan sekolah-sekolah existing yang sudah unggul,” ujar Mardi dikutip dari rri.co.id pada Senin, 4 Mei 2026.
Ia mencontohkan, di Bandung terdapat sejumlah sekolah favorit seperti SMA Negeri 3 Bandung dan SMA Negeri 5 Bandung yang diinformasikan akan menjadi bagian dari Sekolah MAUNG di bawah Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Meski demikian, Mardi juga mengungkapkan bahwa akan ada pembangunan unit sekolah baru di Purwakarta yang sepenuhnya didirikan oleh Pemprov Jawa Barat sebagai bagian dari program ini.
Dari sisi sistem penerimaan siswa, Sekolah MAUNG tidak akan menggunakan mekanisme Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) reguler.
Sebaliknya, akan diterapkan jalur khusus bagi siswa berprestasi dengan proses seleksi yang menitikberatkan pada kualitas kecerdasan secara menyeluruh.
“Seleksinya tidak hanya melihat kemampuan akademik, tetapi juga potensi nonakademik seperti prestasi di bidang seni dan olahraga,” jelas Mardi.
Ia menambahkan, siswa yang memiliki pencapaian di bidang kesenian maupun olahraga tetap memiliki peluang besar untuk diterima di Sekolah MAUNG.
Rencananya, Sekolah MAUNG akan didirikan di seluruh wilayah cabang dinas pendidikan di Jawa Barat. Saat ini, terdapat 13 cabang dinas, sehingga minimal akan ada 13 Sekolah MAUNG yang tersebar di berbagai wilayah.
“Konsepnya memanfaatkan sekolah existing, baik SMA maupun SMK yang selama ini sudah menjadi sekolah unggulan di masing-masing daerah,” pungkasnya.
Program ini diharapkan mampu mendorong pemerataan kualitas pendidikan sekaligus mencetak generasi unggul yang kompetitif di tingkat nasional maupun global.











