KabarSunda.com- Sinergi antara TVRI Jawa Barat dan Diskominfo Kabupaten Kuningan menghadirkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kuningan, Drs. Ucu Suryana, M.Si dalam program Jabar Hari Ini pada Senin sore (11/5/2026).
Bertempat di Ruang Kerja Kadiskominfo, kehadiran Ucu Suryana yang didampingi Sekretaris Dinas serta seluruh Kepala Bidang Diskominfo tersebut membahas berbagai upaya percepatan transformasi digital menuju pemerintahan modern di Kabupaten Kuningan.
Dalam dialog bertema “Akselerasi Digital Menuju Pemerintahan Modern” tersebut, Ucu Suryana menyampaikan bahwa transformasi digital saat ini bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang cepat, tepat, efektif, transparan, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Kuningan terus mendorong seluruh perangkat daerah untuk melakukan transformasi digital sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.
Dalam hal ini, Diskominfo hadir sebagai penguat infrastruktur dan ekosistem digital melalui penyediaan jaringan internet, server, hosting aplikasi, hingga pendampingan pengembangan aplikasi pemerintahan.
“Transformasi digital bukan sekadar penggunaan teknologi, tetapi bagaimana pemerintah mampu menghadirkan pelayanan yang lebih mudah, cepat, murah, dan transparan bagi masyarakat,” ujar Ucu.
Ia menjelaskan, manfaat digitalisasi kini mulai dirasakan langsung oleh masyarakat melalui berbagai layanan publik berbasis digital.
Salah satunya melalui aplikasi layanan kependudukan yang mempermudah masyarakat mengakses pelayanan administrasi secara online, khususnya bagi masyarakat di wilayah desa dan pegunungan yang jauh dari pusat pemerintahan.
Selain itu, pemerintah daerah juga menghadirkan layanan digital di bidang sosial, pariwisata, hingga layanan pengaduan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ucu Suryana juga memaparkan capaian program “Kuningan Merdeka Sinyal” yang menjadi salah satu program prioritas Diskominfo Kabupaten Kuningan.
Ia menyebutkan bahwa sejak tahun 2018 masih terdapat puluhan desa blankspot seluler di Kabupaten Kuningan.
Namun melalui kolaborasi bersama provider dan pemerintah desa, pada tahun 2026 seluruh desa di Kabupaten Kuningan berhasil terbebas dari blankspot seluler.
“Ini menjadi langkah penting agar transformasi digital tidak hanya dirasakan masyarakat perkotaan, tetapi juga masyarakat di wilayah pelosok,” ungkapnya.
Selain penguatan infrastruktur digital, Diskominfo Kabupaten Kuningan juga terus mendorong digitalisasi desa melalui pembangunan website desa untuk meningkatkan transparansi informasi publik, efektivitas pelayanan, serta promosi potensi desa berbasis digital.
Di tengah derasnya arus informasi digital, Diskominfo juga memperkuat upaya penanganan hoaks melalui program “Kuningan Saber Hoaks”.
Program tersebut dijalankan melalui pendekatan edukatif, responsif, dan kolaboratif dengan melibatkan perangkat daerah, media massa, komunitas, hingga relawan digital untuk menjaga ruang informasi publik tetap sehat dan terpercaya.
Tak hanya itu, penguatan keamanan informasi dan perlindungan data pribadi juga menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kuningan.
Melalui pembentukan tim keamanan siber daerah, pemindaian kerentanan sistem secara rutin, serta edukasi keamanan digital kepada perangkat daerah, Diskominfo berupaya memastikan keamanan data pemerintah dan masyarakat di era digital.
Dalam dialog tersebut turut dibahas pemanfaatan Tanda Tangan Elektronik (TTE) yang kini terus diperluas dalam pelayanan pemerintahan.
Penggunaan TTE dinilai mampu meningkatkan efisiensi administrasi karena proses penandatanganan dokumen dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja secara digital.
Selain menghemat waktu dan biaya, penerapan TTE juga mendukung pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.
Ucu Suryana menegaskan, visi besar Diskominfo Kabupaten Kuningan ke depan adalah mewujudkan Smart Government melalui transformasi digital yang tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga perubahan budaya kerja, tata kelola pemerintahan, serta penguatan sumber daya manusia.
Dengan konektivitas yang kini semakin merata dan dukungan ekosistem digital yang terus berkembang, Pemerintah Kabupaten Kuningan optimistis mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih modern, responsif, dan berbasis data guna mendukung terwujudnya Kuningan MELESAT dan visi Indonesia Emas 2045.











