Puluhan SD Dapat Program Revitalisasi, Disdik Sumedang Targetkan Sarpras Tuntas 2029

KabarSunda.com- Pemerintah terus mendorong pemerataan sarana dan prasarana pendidikan dasar di Kabupaten Sumedang.

Pada 2026, sebanyak 65 sekolah dasar (SD) di Kabupaten Sumedang mendapatkan program revitalisasi satuan pendidikan.

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana SD Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Enjang Supriadi, mengatakan dari 65 sekolah tersebut, sebanyak 62 sekolah mendapatkan program revitalisasi murni, sementara tiga lainnya memperoleh bantuan melalui Bantuan Presiden (Banpres).

Salah satu sekolah yang tengah menjalankan program revitalisasi pada 2026 adalah SD Negeri Karapyak 1, Kecamatan Sumedang Utara.

Kepala SD Negeri Karapyak 1, Eva Walipah, mengatakan sekolahnya memiliki 12 rombongan belajar (rombel), sementara ruang kelas yang tersedia sebelumnya hanya delapan ruangan.

Kondisi tersebut membuat kebutuhan penambahan ruang belajar menjadi cukup mendesak.

Melalui program revitalisasi, kata Eva, akhirnya sekolah mendapatkan pembangunan empat ruang kelas baru (RKB), satu ruang perpustakaan, rehabilitasi satu ruang kepala sekolah, serta pembangunan toilet.

“Jumlah siswa di sini keseluruhan ada 333 siswa. Tentunya dengan adanya penambahan RKB ini proses belajar mengajar bisa lebih memadai,” kata Eva dilansir dari inisumedang pada Senin, 24 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, proses untuk memperoleh bantuan revitalisasi tidak dilakukan secara instan.

Pihak sekolah harus mengikuti sejumlah tahapan, mulai dari pengisian data melalui aplikasi hingga mengikuti bimbingan teknis dengan pendampingan fasilitator dan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang.

SD Negeri Karapyak 1 menerima bantuan pemerintah untuk Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dengan nilai mencapai Rp2,065 miliar.

Pelaksanaan pembangunan dilakukan secara swakelola oleh pihak sekolah.

Selama pembangunan berlangsung, kata Eva, kegiatan belajar mengajar siswa tetap berjalan.

Untuk menyesuaikan dengan kondisi pembangunan, pembelajaran dibagi menjadi tiga sif.

“Kami pun terus mengupdate proses pelaksanaan pembangunan pada aplikasi,” ujar Eva.

Selain program revitalisasi reguler, bantuan juga diterima SD Negeri Cidempet, Desa Cibeureuyeuh, Kecamatan Conggeang, melalui skema Banpres.

Kepala SD Negeri Cidempet mengatakan sekolahnya mendapatkan anggaran sekitar Rp914 juta untuk pembangunan enam ruang kelas dan satu ruang perpustakaan.

Program revitalisasi dan bantuan pemerintah tersebut diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan sekolah, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak dan nyaman bagi siswa.

Pemkab Sumedang menargetkan pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan dapat dilakukan secara bertahap hingga seluruh sekolah yang membutuhkan mendapat penanganan pada 2029.