KabarSunda.com- Pengumpulan bonus tambahan dari para pejabat Aparat Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) untuk Persib Bandung akhirnya tuntas.
Bonus tersebut diberikan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman kepada Irfan Suryadiredja, selaku head of operasional tim Persib, Selasa, 3 Juni 2025.
Sekda Herman mengatakan total bonus yang diberikan kepada pemain Persib berjumlah Rp 356.525.000 hasil patungan para ASN dan Kepala OPD di Pemprov Jabar.
“Pak Gubernur sudah memberikan bonus untuk Persib, dan kini kami mewakili ASN Pemprov Jabar akan menyerahkan secara simbolis, ada ditabungan BJB, hasil patungan. Sekali lagi hasil patungan dari ASN Pemprov Jabar,” ujar Herman, Selasa, 3 Juni 2025.
Bonus untuk Persib ini, awalnya ditargetkan mencapai Rp1 miliar. Namun, setelah dilakukan patungan jumlahnya hanya mencapai Rp356 juta.
“Memang tidak besar, tapi ini ikhtiar maksimal dari kami, sebagai bentuk bahwa kami Bobotoh Persib,” katanya.
Bonus tersebut, diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi para pemain Persib Bandung dalam menjalani kompetisi selanjutnya.
“Ini bentuk rasa memiliki dari kami ASN Pemprov Jabar dan perlu digaris bawahi, sebagaimana arahan Pak Gubernur, sumbangan atau support tidak boleh dari kedinasan dan insya Allah, demi Allah bahkan, ini adalah menyisihkan dari gaji TPP kami, insya Allah halal bagi Persib. Bahkan, kami membuat pakta integritas,” ucapnya.
Sementara itu, Irfan mewakili pemain dan manajemen PT PBB menyampaikan terima kasih kepada ASN Pemprov Jabar atas bonus yang telah diberikan.
“Terima kasih Pak Sekda dan seluruh jajaran ASN Pemprov Jabar, insya Allah ini akan kami sampaikan kepada pemain dan kami mewakili manajemen Persib menyampaikan terima kasih atas kepedulian Pemprov Jabar, mohon doanya kami akan melanjutkan di Liga selanjutnya, semoga mendapat hasil maksimal,” ujar Irfan.
Bonus Persib Tak Capai Target
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan penjelasan terkait pengumpulan uang bonus untuk Persib Bandung yang berasal dari patungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jabar.
Uang bonus yang terkumpul mencapai Rp356.525.000, jauh dari target yang ditetapkan sebesar Rp1 miliar.
Dedi menegaskan, pengumpulan dana untuk bonus Persib Bandung sebagai hadiah juara Liga 1 bersifat sukarela.
Ia mengingatkan, sumbangan yang diberikan tidak boleh berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan tidak boleh mengganggu uang kedinasan.
“Ya kalau mampunya segitu ya segitu saja. Kan nggak boleh (memaksa) meskipun saya memintanya Rp1 miliar. Nggak boleh menimbulkan korupsi,” ungkap Dedi di Gedung Pakuan, Jalan Cicendo, Kota Bandung, Rabu, 4 Juni 2025.
Meskipun pengumpulan dari ASN tidak memenuhi target, Dedi telah memenuhi janjinya untuk memberikan bonus Rp1 miliar dari tabungan pribadinya dan hasil menjual empat ekor sapi.
“Kalau saya sudah terpenuhi Rp1 miliar. Kalau ASN berdasarkan kemampuan. Mampunya segitu ya sudah,” tuturnya.











