Wagub Erwan Pastikan Penertiban Lahan di Jabar Tak Tebang Pilih

KabarSunda.com- Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menegaskan bahwa penertiban lahan yang dilakukan pemerintah tidak bersifat tebang pilih.

Ia memastikan warga yang terdampak penertiban akan mendapat solusi relokasi yang layak.

“Kami pun sedang kaji lagi bagaimana supaya mereka juga nanti ke depan mendapatkan keadilan. Kami akan coba relokasi mereka di tempat yang semestinya. Kami nanti akan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat,” kata Erwan di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin, 11 Agustus 2025.

Erwan mencontohkan penertiban yang dilakukan di Jalan Cagak, Kabupaten Subang, yang akan diikuti dengan penyediaan lahan relokasi.

Hal serupa juga direncanakan untuk wilayah lain, termasuk di Bogor.

“Seperti tadi di Jalan Cagak itu sudah masuk Subang, Bogor nanti kita siapkan lahan-lahan untuk relokasi mereka,” katanya.

Meski belum menyebutkan target waktu yang pasti, Wagub memastikan pembenahan akan dilakukan secepatnya.

“Secepatnya kami sedang kaji,” katanya.

Erwan juga mengimbau masyarakat yang masih menempati lahan yang bukan peruntukannya untuk segera mengosongkan secara sukarela.

“Saya berharap masyarakat yang saat ini mendiami daerah yang bukan semestinya untuk segera membongkar sendiri. Sampaikan kepada kami kalau memang memerlukan bantuan alat berat atau apa, kami koordinasi,” tuturnya.

Baca juga: Drama Kekuasaan di Pemprov Jabar Usai, Wagub Erwan dan Sekda Herman Akur Lagi

Sebelumnya diketahui, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jabar menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di pinggir Jalan Lingkar Cagak, Kabupaten Subang, pada Sabtu, 9 Agustus 2025.

Kawasan ini sebelumnya sudah dibersihkan dari bangunan liar pada penertiban awal yang disaksikan langsung Gubernur Jabar Dedi Mulyadi bersama Bupati Subang Reynaldy pada Senin, 26 Mei 2025.

Kepala Satpol PP Jabar Tulus Arifan menjelaskan, penertiban lanjutan ini dilakukan untuk memastikan badan jalan tetap steril dari aktivitas yang mengganggu fungsi lahan dan arus lalu lintas.

“Giat simultan ini bagian dari agenda prioritas Pemprov Jawa Barat untuk penataan kawasan Ciater–Jalan Cagak guna peningkatan ekonomi masyarakat dan pengembalian fungsi lahan,” kata Tulus dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 9 Agustus 2025.