Dedi Mulyadi Tanggapi Curhatan Siswa SDN Gunungtelu yang Belajar di Sekolah Rusak

KabarSunda.com- Curahan hati memilukan dari siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Curugtelu, Desa Bojongsari, Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya, yang memohon perbaikan sekolah mereka telah menjadi viral di media sosial.

Video yang memperlihatkan kondisi atap sekolah tanpa genteng itu langsung direspons cepat oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Tanggapan resmi dari orang nomor satu di Jawa Barat tersebut diunggah melalui akun media sosial Instagram pribadinya pada Rabu malam, 16 Oktober 2025.

Respons ini menjadi sorotan karena Dedi Mulyadi, yang akrab disapa “Bapak Aing”, memberikan penekanan pada kewajiban pemerintah daerah setempat.

“Buat adik-adiku yang cantik, anak anaku sayang, sebenarnya pembangunan Sekolah Dasar menjadi kewajiban Bupatinya,” tegas Dedi Mulyadi.

Ia menuturkan, pendanaan perbaikan SDN Curugtelu seharusnya menggunakan anggaran dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.

Pernyataan ini secara tidak langsung menyoroti lambatnya penanganan infrastruktur pendidikan oleh Pemkab.

Meskipun menegaskan bahwa perbaikan sekolah dasar adalah tanggung jawab Bupati, namun Dedi Mulyadi menyatakan bahwa kepentingan anak-anak Jawa Barat tetap menjadi prioritas utama.

“Tapi, kalau itu memang mendesak dan mencakup kepentingan anak-anak di Jawa Barat, tidak terlalu lama dan tim saya akan datang ke situ dan melihat, menghitung berapa biaya yang dibutuhkan untuk membangun sekolah yang sudah dua tahun tidak bisa dihuni,” jelasnya.

Selain mengambil langkah untuk mengirimkan tim ke lokasi, Dedi Mulyadi juga berjanji akan segera menghubungi Bupati Tasikmalaya.

Tujuannya adalah meminta Bupati untuk memperioritaskan kebutuhan dasar masyarakat, seperti pendidikan, sebelum melakukan kegiatan atau program lain yang dianggapnya tidak mendesak atau tidak penting.

Mengakhiri unggahannya, Dedi Mulyadi memberikan pesan penyemangat kepada para siswa di Culamega.

“Salam buat anak anaku tersayang, sehat selalu, tetap semangat untuk bersekolah,” jelasnya.

Langkah cepat Gubernur ini diharapkan dapat segera mewujudkan impian siswa-siswi SDN Curugtelu untuk kembali belajar di sekolah yang layak dan aman, sekaligus menjadi pengingat bagi pemerintah daerah agar lebih responsif terhadap kebutuhan mendasar warganya.

Sebelumnya, dalam video yang beredar, seorang siswi SDN Curug Telu dengan polos menyampaikan permohonan tulus kepada Gubernur.

“Pak Dedi abdi hoyong Sakola anu layak, abdi tos dua tahun sakola diluar (Pak Dedi saya ingin sekolah yang layak, saya sudah dua tahun sekolah di luar). Semoga ada perhatiannya, semoga Bapak sehat, besar rezekinya, sukses dunia dan akhirat,” ungkap siswi tersebut.

Para siswa ini terpaksa belajar di luar ruangan selama dua tahun karena kondisi bangunan sekolah yang sudah tidak layak huni dan belum juga diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.