Perguruan Tinggi Negeri Tanpa Biaya Uang Pangkal di Jalur Mandiri, di Jabar Cuma UI

kabarSunda.com- Biaya kuliah di perguruan tinggi negeri biasanya terdiri dari UKT (uang kuliah tunggal) di semua jalur masuk.

Serta ada biaya uang pangkal atau Iuran Pengembangan Institusi (IPI) atau Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) bagi mahasiswa yang diterima di jalur mandiri.

Besaran uang pangkal biasanya lebih besar dan terkadang juga masih menjadi hambatan bagi sebagian mahasiswa yang masuk lewat jalur mandiri.

Uang pangkal di perguruan tinggi negeri bervariasi angkanya. Mulai dari jutaan rupiah hingga puluhan juta rupiah.

Tetapi tunggu dulu. Ada sejumlahkampus negeri yang membebaskan mahasiswa dari uang pangkal pada seleksi jalur mandirinya.

Perguruan tinggi negeri di bawah ini tersebar di Pulau Jawa hingga Sumatera bahkan ada yang menyediakan perkuliahan jarak jauh. Berikut perguruan tinggi negeri tanpa uang pangkal di jalur mandirinya.

1. Universitas Negeri Semarang (Unnes)

Unnes memiliki beberapa bentuk seleksi pada Seleksi Mandiri (SM). Jalur yang tak membutuhkan uang pangkal ada di SM Prestasi yang menjaring siswa yang berprestasi ketika menempuh jenjang sekolah menengah atas, di tahun yang sama dengan ia masuk kuliah.

Syarat utamanya adalah memiliki prestasi akademik maupun non-akademik. Seperti prestasi kejuaraan olahraga, seni, sains, dan prestasi keagamaan seperti hafidz Qur’an yang diperoleh saat SMA/MA/SMK/Sederajat.

Bukti dokumen sertifikat kejuaraan/keahlian perlu diunggah untuk diverifikasi oleh tim ahli. Setelah lolos tahap verifikasi dokumen, peserta harus mengikuti UTBK dan Tes Wawancara (Unjuk Bakat) secara Offline di Unnes.

Peserta tidak perlu mengikuti Uji Keterampilan meskipun memilih program studi bidang seni maupun olahraga.

Peserta yang lolos SM Prestasi akan dikenakan UKT paling rendah Golongan I atau II (Rp 500.000 sampai Rp 1.000.000) per semester dan tidak dikenakan IPI.

2. Universitas Indonesia (UI)

UI terkenal memiliki jalur mandiri bernama Seleksi Masuk UI (SIMAK UI). Mahasiswa bisa tak perlu membayar IPI jika masuk dalam kategori UKT 1 dan 2 dengan IPI 1.

Sebab, IPI 1 bebas biaya atau 0 rupiah. Rektor UI, Heri Hermansyah pada Juni 2025 mengatakan UI menerapkan biaya yang berkeadilan bagi seluruh mahasiswa.

UI menekankan agar membayar sesuai kemampuan ekonomi keluarga Apabila ada mahasiswa yang tidak sanggup membayar IPI maka tidak diwajibkan untuk membayar.

“Jadi kita pastikan UKT UI paling rendahnya Rp 500.000, Kedokteran sekalipun uang pangkal UI, paling rendahnya Rp 0, Kedokteran sekalipun, jalur mandiri sekalipun,” ujarnya ditemui Kompas.com di Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Senin (30/6/2025) silam.

3. Universitas Gadjah Mada (UGM)

IPI di jalur mandiri UGM untuk bidang ilmu sains, teknologi, dan kesehatan besarannya Rp 30 juta. Sementara untuk bidang ilmu sosial dan humaniora, Rp 20 juta.

Namun, IPI ini hanya dikenakan bagi mahasiswa yang memiliki kemampuan ekonomi baik atau yang tidak mendapatkan Uang Kuliah Tunggal Pendidikan Unggul Bersubsidi.

Selain itu, pada seleksi mandiri UGM juga terdapat jalur Penelusuran Bibit Unggul Tidak Mampu (PBUTM) sebagai bentuk kepedulian terhadap calon mahasiswa dengan kemampuan akademik tinggi dan mempunyai prestasi, namun terkendala keterbatasan ekonomi.

4. Universitas Sriwijaya (Unsri)

Universitas yang terletak di kota Palembang, Sumatera Selatan ini hanya menerapkan biaya kuliah yang terdiri atas UKT.

Maka tidak ada IPI yang dipungut. Kecuali, untuk Fakultas Kedokteran. Fakultas Kedokteran Unsri memerlukan IPI Rp 200 juta yang dibayar sekali pada saat masuk.

Sementara itu UKT berkisar antara Rp 2,25 juta hingga Rp 40 juta per semester (Fakultas Kedokteran).

5. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Seleksi Mandiri ITS (SMITS) terdiri dari dua jalur. SMITS Future Leader and Academic Talent (FLAT) dibuka untuk siswa yang mempunyai akademik dan prestasi guna dibina menjadi bibit unggul calon pemimpin dan talenta masa depan. Terdapat kategori Seleksi Mandiri Beasiswa dan Seleksi Mandiri Prestasi.

SMITS Academic and Competence Excellence (ACE) dibuka untuk siswa yang memiliki kemampuan akademik unggul melalui nilai UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) atau Ujian SMITS atau keduanya.

Pada SMITS FLAT kategori Seleksi Mandiri Beasiswa, mahasiswa dibebaskan dari IPI dengan beasiswa dari ITS, dana abadi ITS, atau pembiayaan dari suatu lembaga, perusahaan, atau institusi.

6. Universitas Terbuka (UT)

UT tidak memiliki sistem biaya kuliah IPI seperti perguruan tinggi negeri lainnya karena perkuliahan dijalankan jarak jauh.

UT punya dua skema pembayaran yakni SIPAS (Sistem Paket Semester) di mana membayar biaya tetap per semester dan Non-SIPAS (per SKS) yang perlu membayar sesuai SKS yang diambil.

7. Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN)

Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia terdiri dari UIN, IAIN, dan STAIN.

Seluruh kampus PTKIN menawarkan jalur mandiri tanpa uang pangkal. Berdasarkan Keputusan Menteri Agama tahun 2023, PTKIN dilarang memungut uang pangkal.

Contoh kampus PTKIN yang tidak menyertakan uang pangkal adalah Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan Sekolah TInggi Agama Islam Negeri (STAIN). Total ada 59 PTKIN di Indonesia yang bisa kamu pilih.

Demikian informasi mengenai perguruan tinggi negeri tanpa uang pangkal di jalur mandiri dan bisa kamu manfaatkan saat mendaftar tahun depan.