Ketua Satgas Percepatan MBG Depok Soroti Pengolahan Limbah SPPG di Cilodong

Satgas Percepatan Program MBG Kota Depok melakukan inspeksi mendadak ke SPPG di Kecamatan Cilodong, Kamis (23/04/26). (Foto: JD 01/Diskominfo Depok).

KabarSunda.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Cilodong, Kamis (23/04/26).

Sidak kali ini menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan yang dilakukan SPPG Cilodong, yaitu pembuangan limbah domestik yang langsung ke badan air.

Wakil Wali Kota Depok selaku Ketua Satgas Percepatan Program MBG, Chandra Rahmansyah mengatakan, permasalahan ini menjadi perhatian khusus dari Wali Kota Depok Supian Suri agar segera ditindaklanjuti oleh Tim Satgas berkomunikasi dengan pihak SPPG.

“Kemarin tim satgas sudah turun melakukan pengecekan, dan kami lihat ternyata sudah dibeli IPAL-nya dua set, rencana hari ini juga dipasang. DLHK dan PUPR juga cek Uditch,” katanya kepada berita.depok.go.id, usai sidak tersebut.

Chandra menjelaskan, sidak hari ini merupakan upaya Pemkot Depok dalam memastikan bahwa tidak ada lagi aksi pencemaran lingkungan oleh limbah domestik SPPG ke aliran selokan warga.

Ia mengapresiasi respon cepat pihak SPPG dalam menindaklanjuti keluhan tersebut.

Selain fokus pada pengolahan air limbah domestik, Tim Satgas juga mengecek aspek perizinan dasar, konstruksi bangunan, alur pembuatan MBG, dan lainnya.

“Dan kedepannya nanti untuk antisipasi ketika dilakukan inspeksi kesehatan lingkungan bukan hanya Dinas Kesehatan tapi DLHK juga harus ikut mendampingi memastikan bahwa lPAL-nya dan pengolahannya sesuai standar,” tegas Chandra.

Di tempat yang sama Kepala SPPG Cilodong, Muhammad Sholehuddin Al Ayyubi mengakui adanya kelalaian tersebut.

Namun sebelum viral di masyarakat, pihaknya langsung menindaklanjuti dengan melakukan normalisasi saluran air dan pemasangan Uditch.

“Sebelumnya sedang proses pembuatan IPAL sudah dilakukan pertama ada grease trap lari ke lobang pertama ada bakteri, lalu lobang kedua ada bakteri plus oksigen, baru hasil. Tinggal sekarang kita bagaimana penyempurnaannya seperti apa,” terangnya.

SPPG Cilodong juga menyambut baik monitoring yang dilakukan Tim Satgas Percepatan Program MBG Kota Depok.

“Alhamdulillah kami sangat merespon baik dengan adanya Satgas, jadi bisa mengevaluasi kekurangan-kekurangan yang terjadi seperti ini. Alhamdulillah semua kekurangan itu langsung kita tindaklanjuti secara keseluruhan,” tandasnya.