KabarSunda.com- Para tokoh penggagas berdirinya Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang tergabung dalam Paguyuban Pejuang Peduli Pembangunan Kabupaten Bandung Barat (P4KBB) menyampaikan pesan penting kepada Bupati Jeje Ritchie Ismail dan Wakil Bupati Asep Ismail agar dapat merealisasikan cita-cita awal pembentukan daerah tersebut.
“Pendirian Kabupaten Bandung Barat sejak awal ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami memiliki keyakinan bahwa Bupati Jeje mampu mewujudkan cita-cita pemekaran ini,” ujar Ketua P4KBB, Yacob Anwar Lewi, dalam acara Milangkala Ke-4 P4KBB yang berlangsung di Sekretariat P4KBB, Ruko Jalan Cikupa Cibatu, RT03/RW06, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kamis, 29 Mei 2025.
Menurut Yacob, di usia ke-18 tahun, Kabupaten Bandung Barat memiliki harapan besar kepada duet kepemimpinan Bupati Jeje dan Wakil Bupati Asep Ismail untuk membawa perubahan.
Keduanya diharapkan mampu menerapkan gaya kepemimpinan yang terbuka dan cepat tanggap.
“Pak Jeje harus menerapkan kepemimpinan yang inklusif, artinya dalam mengelola pemerintahan dan pembangunan harus melibatkan semua kalangan tanpa membedakan latar belakang, kemampuan, status sosial, atau pilihan politik saat Pilkada 2024. Semua warga KBB adalah sama dan harus dilayani secara adil,” tegasnya.
Selain kepemimpinan yang merangkul semua pihak, lanjut Yacob, penting pula bagi kepala daerah untuk bersikap tanggap terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, agar dapat segera diselesaikan dengan cepat dan tepat.
“Kami berharap pemerintahan di bawah kepemimpinan Bupati Jeje dapat bergerak cepat menangani segala bentuk persoalan rakyat,” tambah Yacob.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran DPRD Kabupaten Bandung Barat untuk mengoptimalkan fungsi pengawasan, agar tidak terjadi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran maupun pengambilan kebijakan yang berpotensi merugikan daerah.
Sementara itu, P4KBB sendiri, lanjut Yacob, tetap konsisten menempatkan diri sebagai organisasi yang menjalankan peran kontrol sosial sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah.
“Kami akan memberikan apresiasi jika Bupati Jeje mampu menjalankan amanah sesuai cita-cita pemekaran. Namun jika mulai melenceng dari semangat perjuangan, kami tidak akan ragu menggelar aksi besar-besaran,” pungkasnya.













