KabarSunda.com- Inilah 5 wilayah dengan penganguran paling sedikit di Jawa Barat , ternyata juaranya justru daerah yang termiskin, bahkan mampu mengalahkan Ciamis.
Tampaknya tak ada hubungannya dengan kemiskinan suatu wilayah dengan tingkat penganggurannya.
Karena Kabupaten ini justru menunjukkan angka yang bertolak belakang secara pencapaian.
Termasuk daerah di Jawa Barat yang kemakmuran pemerintahannya masih paling bawah.
Rupanya daerah ini justru menunjukkan prestasi yang berbeda dari segi warga yang bekerja.
Karena tercatat hanya sedikit warganya yang sudah siap bekerja masih menganggur dibandingkan kabupaten dan kota yang lainnya.
Ini adalah Kabupaten Pangandaran yang hanya memiliki 1,58 persen dari total warganya yang berjumlah 445,16 ribu jiwa.
Berikut ini 5 kabupaten kota di Jawa Barat yang penganggurannya paling sedikit.
1. Pangandaran
Tingkat pengangguran terbuka sebesar 1,58 Persen
Padangandaran masuk wilayah termiskin dari segi Produk domestik regional bruto atas dasar harga berlaku.
Pangandaran hanya memiliki 15.474.000.000
Dari BPS Jawa Barat diketahui kondisi ekonomi masing-masing daerah di Provinsi Jawa Barat, mana yang tertinggi dan tertinggal.
2. Ciamis
Tingkat pengangguran terbuka sebesar 3,37 Persen
3. Tasikmalaya
Tingkat pengangguran terbuka sebesar 3,74 Persen
4. Majalengka
Tingkat pengangguran terbuka sebesar 4,01 Persen
5. Kota Banjar
Tingkat pengangguran terbuka sebesar 5,44 Persen.
Dengan jumlah penduduk 50,5 juta jiwa, Provinsi Jawa Barat turut menyumbang angka pengangguran tertinggi di negara ini Indonesia.
Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah angkatan kerja di Jawa Barat pada Februari 2025 ada setengah total penduduk yakni 26,8 juta.
Angka ini sudah naik 0,92 persen dari tahun sebelumnya Februari 2024.
Sedangkan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) mengalami peningkatan sebesar 1,57 persen poin, dari sebelumnya 67,34 persen menjadi 68,91 persen.
Persentase pekerja setengah pengangguran menunjukkan penurunan dari 9,27 persen pada Februari 2024 menjadi 7,57 persen pada Februari 2025.
Sebaliknya, pekerja paruh waktu mengalami sedikit kenaikan sebesar 0,35 persen poin dibandingkan dengan Februari 2024.
Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2025 tercatat sebesar 6,74 persen.
Ini justru sudah mengalami penurunan 0,17 persen poin dari Februari 2024 yang sebesar 6,91 persen.











