KabarSunda.com- Usaha perkebunan teh di Malaysia sedang mencari tenaga kerja, dengan menawarkan lowongan kerja ke Jawa Barat.
Apalagi, Jawa Barat dikenal sebagai sentra produksi teh Indonesia, sehingga tenaga lapangan berkaitan diyakini terampil.
Di Malaysia, ada satu-satunya unit perkebunan teh, yaitu Perkebunan Boh yang berlokasi di Pahang.
Tampaknya, perkebunan teh Boh sedang membutuhkan tenaga baru untuk mencukupi jumlah tenaga lapangan, sehingga menawarkan sampai ke Jawa Barat.
Dalam informasi yang dipublish staf Gabungan Pengusaha Perkebunan (GPP) Jawa Barat-Banten, Dadang Supriatna, melalui Whatsapp, Kamis, 25 September 2025, disebutkan, bahwa rekruitman tersebut dilakukan melalui agen dari perusahaan swasta.
Gambarannya, pekerja lapangan untuk perkebunan teh Boh dibutuhkan laki-laki umur 20-40 tahun sehat jasmani dan rohani. Benefit yang ditawarkan adalah pendapatan (sepertinya bukan gaji-red) RM 1700 lebih (sekitar Rp 6,2-6,5 juta) per bulan, tempat tinggal, asuransi, transportasi, serta tiket pulang sehabis kontrak.
Nah, tentu saja, orang-orang dibutuhkan untuk pekerjaan lapangan di kebun teh, bakalan diutamakan dari yang sudah berpengalaman. Apalagi, di Jawa Barat banyak perkebunan teh, merupakan usaha bersifat padat karya.
Sementara itu, Asian Dispatch pada 1 Juli 2025, melansir, permintaan teh global mengalami lonjakan. Fenomena ini berpengaruh kepada jumlah serapan tenaga kerja dari berbagai unit perkebunan teh dunia.
Dunia diperkirakan minum lima miliar cangkir teh setiap hari. Namun, di negara-negara penghasil teh terbesar di Asia Selatan, perubahan iklim menjadi tantangan bagi pekerjaan lapangan di kebun-kebun teh, untuk memenuhi pesanan teh dunia yang melonjak.











