Jamu Bhayangkara FC, Persib Bandung Kehilangan  Dua Pilar 

KabarSunda.com- Persib Bandung dijadwalkan menjamu Bhayangkara FC pada pekan ke-14 Super League Indonesia. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, pada Minggu, 21 Desember 2025.

Status Persib sebagai juara bertahan tidak serta-merta membuat laga ini berjalan mudah. Bhayangkara FC, meski berlabel tim promosi, tetap dipandang sebagai lawan yang tidak bisa diremehkan begitu saja.

Pengalaman panjang Bhayangkara menjadi alasan utama kewaspadaan tersebut. Klub ini hanya semusim berada di kasta kedua setelah terdegradasi musim lalu, dan sebelumnya bahkan pernah merasakan gelar juara Liga 1 Indonesia pada 2017.

Kondisi itu membuat Bhayangkara diprediksi tampil dengan motivasi tinggi. Mereka datang membawa ambisi untuk menunjukkan kapasitas sebagai tim yang pantas bersaing di Super League.

Performa Bhayangkara sejauh ini juga cukup meyakinkan. Hingga pekan ke-14, mereka menempati posisi kedelapan klasemen dengan koleksi 19 poin. Sementara itu, Persib berada di peringkat ketiga dengan raihan 28 poin.

Situasi tersebut menjadi pengingat bagi Persib agar tidak lengah. Tim promosi musim ini terbukti mampu memberikan kejutan, termasuk ketika Persib sempat menelan kekalahan 2-1 dari Persijap Jepara.

Keuntungan bermain di kandang pun tidak otomatis menjamin laga akan berjalan mudah.

Pada pertandingan sebelumnya, Bhayangkara mampu menahan imbang Persebaya Surabaya dengan skor 1-1. Di sisi lain, Persib justru datang ke laga ini setelah kalah 0-2 dari Malut United.

Jika menilik pertemuan terakhir kedua tim, Persib dan Bhayangkara bermain imbang tanpa gol pada Liga Indonesia 2024. Namun hasil tersebut dinilai tidak bisa dijadikan tolok ukur mutlak.

Komposisi pemain kedua tim kini sudah banyak berubah. Dengan kondisi tersebut, pertandingan diperkirakan berlangsung ketat karena masing-masing tim sama-sama mengincar poin penuh.

Persib juga membawa tekad bangkit. Bermain di hadapan pendukung sendiri menjadi momentum penting bagi Maung Bandung untuk kembali ke jalur kemenangan usai kekalahan di laga sebelumnya.

Pada pertandingan ini, Persib dipastikan tidak dapat menurunkan kapten tim, Marc Klok. Gelandang andalan tersebut mengalami cedera setelah menjalani laga tandang ke markas Malut United.

Selain Klok, Persib juga harus kehilangan bek asal Irak, Frans Putros. Pemain bertahan tersebut harus absen lantaran terkena akumulasi kartu kuning.

Dari kubu Bhayangkara, Dedi Kusnandar yang berstatus pemain pinjaman dari Persib juga dipastikan tidak tampil. Keputusan tersebut diambil berdasarkan kesepakatan kedua klub.

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyebut laga melawan Bhayangkara datang pada waktu yang ideal bagi timnya.

“Karena kami tidak perlu bertanding dengan waktu persiapan yang hanya tiga hari di antara pertandingan. Jadi sekarang kami mempunyai waktu untuk beristirahat, waktu untuk mengubah (pikiran), memulai lagi persiapan,” kata Bojan, di Stadion GBLA, Sabtu, 20 Desember 2025.

Ia menjelaskan, kondisi ini berbeda dibandingkan laga sebelumnya. Saat menghadapi Malut United, Persib hanya memiliki jeda tiga hari setelah melakukan perjalanan panjang usai menjamu Bangkok United pada ajang AFC Champions League Two yang berakhir dengan kemenangan 1-0.

Bojan juga menilai Bhayangkara sebagai tim dengan organisasi permainan yang solid. Ia menyebut lawannya memiliki pertahanan yang rapat dan tidak mudah ditembus.

“Mereka (Bhayangkara) adalah tim yang sangat rapat pertahanannya, mereka tidak banyak kebobolan, meski mungkin mereka juga tidak banyak mencetak gol. Tapi ini akan menjadi laga sulit, dan saya berharap ketika bermain di depan pendukung, kami bisa mendapatkan hasil positif,” kata Bojan.

Pelatih asal Kroasia itu tidak menampik bahwa Bhayangkara memang bukan tim yang produktif dalam mencetak gol. Namun ia menilai kekuatan utama lawan terletak pada kedisiplinan dan kekompakan permainan.

“Mereka sulit mencetak gol, pertandingannya itu berakhir 0-0, 1-0, 1-1, tapi sudah saya katakan mereka tim yang rapat dan memainkan sepak bola yang kompak,” ujarnya.

Meski demikian, Bojan memastikan Persib tetap memberikan perhatian penuh terhadap setiap potensi ancaman Bhayangkara, termasuk situasi bola mati.

“Mereka bertahan dengan baik, dan menyerang mereka mungkin tidak banyak mencetak gol,” katanya.

Ia berharap Persib mampu memaksimalkan peluang yang ada sejak awal pertandingan.

“Saya hanya berharap kami bisa mencetak gol, dan itu membuka peluang kami mendapatkan tiga poin,” ucapnya.

Terkait kondisi Marc Klok, Bojan menjelaskan bahwa sang pemain saat ini masih menjalani penanganan intensif.

“Dia sekarang bersama fisioterapis karena mengalami cedera di laga sebelumnya. Saya berharap dia bisa segera kembali secepatnya,” ucapnya.