Korban Tewas Kecelakaan Kereta di Bekasi Jadi 15 Orang 

KabarSunda.com- Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan, jumlah korban dalam insiden tabrakan kereta api Argo Bromo Anggrek dan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, mencapai 15 orang meninggal dunia.

“Sampai dengan pukul 13.00 tadi, ada 15 orang yang meninggal dunia dan 88 orang yang masih dirawat,” kata Agus Harimurti Yudhoyono kepada wartawan di Stasiun Bekasi Timur, Selasa, 28 April 2026.

“Tentunya sekali lagi kita berupaya maksimal untuk melakukan penanganan secara medis agar bisa menyelamatkan saudara-saudara kita yang masih dirawat saat ini,” ucapnya.

Seluruh korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, korban luka dirawat di berbagai fasilitas kesehatan di wilayah Bekasi.

Beberapa rumah sakit yang menangani korban antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Bekasi Barat.

Pemerintah memastikan penanganan korban terus dilakukan secara optimal, baik dari sisi evakuasi maupun pelayanan medis bagi para korban yang masih dirawat.