KabarSunda.com- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi berharap akses jalan tol menuju Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang segera rampung guna mengakselerasi kelancaran ekspor kendaraan dari kawasan industri di Kabupaten Karawang dan sekitarnya.
Hal itu ia sampaikan saat menghadiri kegiatan ekspor tiga juta unit kendaraan bermotor oleh Astra di Karawang, Kamis, 9 Oktober 2025.
Dedi Mulyadi mengatakan infrastruktur pendukung Pelabuhan Patimban perlu segera diselesaikan agar rantai logistik lebih efisien.
“Patimban itu akses ke tolnya harus segera dipercepat,” katanya.
Menurut dia, kelancaran ekspor tidak hanya berdampak pada dunia industri dan penerimaan pajak, tetapi juga berimbas langsung pada perekonomian masyarakat kecil.
Mantan Bupati Purwakarta itu menambahkan, kunci kesejahteraan ekonomi keluarga adalah ketahanan sosial masyarakat.
“Kalau orang pada kerja, warung laku. Nanti keluarganya tidak pada pisah gara-gara ekonomi,” tutur Dedi.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah mempercepat Pembangunan Jalan Tol Akses Patimban yang bakal menjadi penghubung antara Tol Trans Jawa dengan Pelabuhan Internasional Patimban yang berlokasi di Jawa Barat.
Dalam laporan yang dibagikan oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PU, Tol Akses Patimban ini membentang sepanjang 37,05 kilometer (Km).
Nantinya, jalan tol ini bakal terhubung langsung dengan ruas Tol Cikopo – Palimanan (Cipali).
“Jalan Tol Akses Patimban dibangun untuk memperkuat konektivitas Pelabuhan Patimban dengan kawasan industri di Cikarang – Cibitung – Karawang,” jelas BPJT dalam dikutip dari akun Instagram resminya @pupr_bpjt, Senin, 21 Juli 2025.
Proses konstruksi Tol Akses Patimban saat ini terus dikebut, rata-rata progres konstruksi untuk paket 1 dan paket 4 tercatat tembus di angka 46,93%.
Sebelumnya, pemerintah menargetkan konstruksi Jalan Tol Akses Patimban yang memiliki nilai investasi Rp5,02 triliun itu dapat rampung pada 2025.













