Kalau di Jepang, Tumbler Hilang di Kereta Bisa Balik Sendiri ke Pemiliknya

KabarSunda.com- Insiden tertinggalnya tumblr di dalam gerbong rel listrik (KRL) relasi Tanah Abang-Rangkasbitung sempat menghebohkan netizen Indonesia.

Dari mulanya curhatan kehilangan barang, kisah itu berubah menjadi polemik dan memancing simpati serta emosi publik.

Insiden tertingalnya barang bawaan di dalam transportasi publik bukanlah hal yang baru. Di belahan bumi lain pun, kejadian itu juga terjadi.

Akan tetapi, ada satu kisah menarik yang datang dari Jepang pada 2022 yang cukup ramai dibicarakan di platform media sosial X (dulu Twitter) sebagaimana dilansir Sora News 24.

Kisah ini bermula ketika pengguna X dengan nama akun GIraFFE tanpa sadar meninggalkan tumbler perjalanan kesayangannya di dalam kereta Shinkansen di wilayah Hokuriku, Jepang.

Setelah tiba kembali di rumah, GIraFFE menghubungi operator kereta dan mendapat kabar bahwa tumbler tersebut sudah ditemukan dan disimpan di Stasiun Toyama.

Kabar itu tentu melegakan, tetapi muncul persoalan baru karena GIraFFE sudah berada di wilayah Kanto, yang berjarak sekitar 400 kilometer dari Stasiun Toyama.

Perjalanan kembali ke Toyama akan memakan waktu dan biaya cukup besar, sehingga GIraFFE memilih menggunakan layanan pengiriman barang dengan sistem bayar di tempat atau cash on delivery (COD) yang disediakan sebagian besar operator kereta di Jepang.

Beberapa hari kemudian, GIraFFE akhirnya mendapatkan tumbler kesayangannya yang dikirim dari Toyama. Barang tersebut dikemas rapi dengan pelindung.

Bukan hanya itu, di dalam paket juga terselip sebuah kartu pesan yang begitu istimewa hingga GIraFFE memotretnya dan mengunggahnya ke media sosial.

Kartu pesan itu dirancang menyerupai tiket kereta terbatas, tetapi detail di dalamnya diubah menjadi kalimat-kalimat manis.

Di bagian atas, tertulis tiket ekspres terbatas untuk barang kiriman.

Di bawahnya tertera kalimat, “Barang berharga milik pelanggan kami, telah dikirimkan”.

Di sisi kanan, terdapat stempel merah yang biasanya digunakan untuk menandai tiket pada akhir perjalanan, kali ini bertuliskan “delivery complete“.

“Pengiriman selesai. Silakan datang kembali. Stasiun Toyama,” tulis kartu tersebut.

Tidak berhenti di situ, bagian belakang kartu diisi pesan tertulis yang tak kalah menghangatkan hati dari staf stasiun.

“Terima kasih banyak karena Anda selalu menggunakan JR West Japan. Kami telah mengirimkan barang berhargamu yang kami titipkan sementara di Stasiun Toyama, mohon diperiksa kembali,” bunyi tulisan itu.

Pesan itu ditutup dengan kalimat, “Kami berdoa agar kamu tidak lagi kehilangan barang-barang berharga sehingga bisa bepergian dengan tenang saat menggunakan layanan kami di masa mendatang.”

Melihat perhatian sedetail itu, GIraFFE menuliskan rasa terharunya .

“Semua staf Stasiun Toyama luar biasa! Lain kali, saya akan menjadikan Toyama sebagai tujuan perjalanan!” tulis GIraFFE.

Warganet pun ramai memberikan tanggapan serupa yang memuji sikap staf stasiun tersebut.

Beberapa warganet lain ikut membagikan pengalaman serupa ketika barang mereka yang tertinggal di kereta dikembalikan bersama kartu pesan bernuansa kereta dari stasiun lain di Jepang.