KabarSunda.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menambah dua sekolah menengah atas (SMA) negeri baru di Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanahsareal, dan Kelurahan Kertamaya, Kecamatan Bogor Selatan.
Penambahan tersebut masuk dalam agenda pembangunan sektor pendidikan tahun ini melalui koordinasi antara Pemerintah Kota Bogor dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Ahmad Aswandi, menyambut baik rencana tersebut.
Dia menilai pembangunan dua SMA negeri baru sangat penting untuk menjawab kebutuhan daya tampung peserta didik yang terus meningkat di Kota Bogor, khususnya di wilayah Tanahsareal.
“Penambahan dua SMA negeri ini sangat penting untuk menjawab kebutuhan daya tampung siswa di Kota Bogor, khususnya di Tanahsareal yang jumlah lulusan SMP-nya terus meningkat,” ujar Ahmad Aswandi.
Ia menyatakan DPRD Kota Bogor mendukung penuh langkah Pemerintah Kota Bogor yang aktif berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat guna mempercepat realisasi pembangunan SMA negeri baru tersebut.
Berdasarkan rencana, SMAN 11 Kota Bogor akan dibangun di atas lahan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang berlokasi di Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanahsareal.
Sementara itu, SMAN 12 Kota Bogor direncanakan dibangun di Kelurahan Kertamaya, Kecamatan Bogor Selatan, di atas lahan milik Pemerintah Kota Bogor. Proses hibah lahan tersebut ditargetkan rampung pada akhir 2025.
Ahmad Aswandi menegaskan Komisi III DPRD Kota Bogor akan mengawal seluruh proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan agar berjalan sesuai tahapan serta tidak terkendala regulasi.
“Kami akan memastikan rencana penambahan dua SMA negeri ini benar-benar terealisasi dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kota Bogor,” tegasnya.
Selain pembangunan dua SMA negeri baru, Pemerintah Kota Bogor bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga merencanakan perluasan SMAN 5 Kota Bogor dengan pola bangun guna serah.
Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung penataan sekolah-sekolah terdampak di sekitarnya.











